Tertibkan Aset Pemko Siapkan 239 Petugas Sensus Barang

sensus-barang

Guna menertibkan asset daerah pada seluruh SKPD di jajaran Pemko Payakumbuh, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Payakumbuh, akan menurunkan 279 petugas, untuk melakukan kegiatan Sensus Barang Milik Daerah (SBMD), mulai Juli hingga Desember 2013.

Sebelum melaksanakan tugas, ke-279 petugas SBMD dibekali dengan petunjuk teknis operasional dalam bentuk workshop selama lima hari, di aula Balaikota Payakumbuh, hingga 2 Juli 2013. Kegiatan ini, dibuka Sekdako Payakumbuh Ir. H. Benni Warlis, MM, dihadiri sejumlah pimpinan SKPD dan Sekretaris DPPKA Arif Siswandi dan Kabid Aset DPPKA Zurmanuddin, S.Sos, MM.

Sekdako Payakumbuh Benni Warlis, dalam sambutannya, mengingatkan, seluruh petugas SBMD mengikuti pelatihan dengan serius dan disiplin yang tinggi. Sekdako tak ingin, kegiatan SBMD hanya sekedar menghitung barang, tapi benar-benar terdata dengan rapi dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketika ditanya dan minta pimpinan, barang-barang tersebut dengan cepat dapat diakses.

Dikatakan, barang milik daerah merupakan kekayaan atau aset daerah yang tidak hanya sebagai kekayaan daerah yang besar tetapi harus dikelola secara efektif dan efisien serta dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat memberikan arti dan manfaat dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Sekdako menyatakan Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah bertujuan agar kegiatan pencatatan dan inventarisasi barang milik daerah oleh petugas sensus barang milik daerah, pengurus barang dan penyimpan barang pada masing-masing SKPD pada prosesnya sesuai dengan Permendagri Nomor 17 Tahun 2007.

Lebih lanjut sekdako menjelaskan pengelolaan aset daerah merupakan salah satu elemen penting yang menjadi landasan bagi penilaian kinerja keuangan pemerintah daerah sehingga diperlukan satu sistem pengelolaan aset yang rapi dan tertib administrasi serta memenuhi kaidah peraturan dan harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2006.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah Kota Payakumbuh Arif Siswandi mengungkapkan dilaksanakannya sosialisasi ini dalam rangka menindaklanjuti hasil temuan BPK RI atas audit laporan keuangan Pemerintah Kota Payakumbuh TA 2012 dimana masih banyak ditemui kelemahan dalam penatausahaan barang milik daerah.

Disampaikan oleh Arif Siswandi kegiatan Sosialisasi Sensus Barang Milik Daerah ini akan berlangsung selama lima hari dan akan berakhir pada 2 Juli mendatang. Adapun sebagai narasumber pada kegiatan ini akan disampaikan oleh Budiyarma, S.Sos,M.Si Kepala Sub Bagian Inventaris pembukuan dan Neraca Aset pada Biro Aset Setda Propinsi Sumatera Barat serta narasumber dari Pemko Payakumbuh. (rfk)

http://onlinecasino-games.com